Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Natuna telah menerbitkan sejumlah inovasi untuk mengoptimalkan pelayanan publik di bidang kependudukan untuk masyarakat Kabupaten Natuna.

Seperti yang telah disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Natuna, Ilham Kauli pada acara Pendampingan Pengelolaan SP4N LAPOR oleh Kementrian PANRB di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jum’at (28/06) lalu.

Ilham menjelaskan pihak Disdukcapil telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Beberapa program inovasi yang telah diluncurkan diantaranya :

  1. Satu Jam AJA yang artinya, satu jam akte jadi dengan syarat lengkap tentunya.
  2. Jebol Rumah, alias jemput bola ke rumah-rumah.
  3. Pak Malaw alias Pengurusan Akte Kematian Melalui Whatsapp.

“Dalam rangka keterbatasan kondisi geografis baru-baru ini kami melaunching program Pak Malaw untuk pengurusan akte kematian melalui whatsapp. Selain itu ada juga Jebol Rumah, Satu Jam AJA, dan melakukan pelayanan keliling kecamatan” tutur Ilham Kauli.

Sesuai dengan visi Disdukcapil “Menuju Pelayanan Yang Membahagiakan Masyarakat” dan misi antara lain, meningkatkan integritas sumber daya pelaku, meningkatkan sarana dan prasarana,  infrastruktur pelayanan publik dan meningkatkan mutu pelayanan, Disdukcapil selalu menghadirkan terobosan-terobosan dalam pelayanan yang lebih baik.

Selain itu, Ilham juga menyampaikan pihaknya selalu menerima dan menampung pengaduan dari masyarakat terkait pelayanan.

“Untuk pengelolaan pengaduan kami menggunakan media sosial, dan untuk kesehariannya kami merancang sebuah miniatur pohon yang kami beri nama pohon pengaduan, yang mana jika ada yang dikeluhkan masyarakat terkait pelayanan, langsung bisa menuliskan keluhan atau saran disebuah kertas dan menggantungkan kertas tersebut pada pohon pengaduan yang terletak di Kantor Disdukcapil. Kemudian kami lakukan evaluasi terhadap aduan atau saran tersebut. “ pungkas Ilham.  (Diskominfo/Fera)